Cara Mengatasi Masalah Akar Pohon yang Merusak Fondasi Rumah

Posted by mct on

Menanam pohon di halaman rumah memang bisa menyejukkan. Dengan adanya pohon yang rindang, suasana di dalam rumah juga menjadi lebih sejuk, asri, dan juga nyaman untuk ditinggali. Sinar matahari yang masuk tidak terlalu terang, angin yang berhembus juga tidak terlalu kencang masuk ke dalam rumah. rumah dijual di Jakarta Selatan kerap kali memiliki banyak pohon yang ditanam di halaman rumahnya. Hal ini agar rumah menjadi lebih sejuk.

Namun, apa jadinya jika pohon yang anda Manam di halaman rumah sudah berusia tua, dan mulai tumbuh di luar kedai. Pohon semakin besar, dan akarnya mula merusak fondasi rumah yang Anda miliki. Tentunya hal ini dapat menimbulkan bahaya. Apalagi, jika pohon yang tumbuh adalah pohon cemara atau beringin yang akarnya kerap memaksa masuk menembus apapun yang menghalanginya. Dinding, jalan, hingga lantai tanah bisa rusak karenanya.

Maka dari itu, anda perlu untuk memperhitungkan pertumbuhan pohon. Jika pohon yang ditanam dekat rumah anda dapat merusak fondasi dan bangunan rumah, sebaiknya segera melakukan pencegahan. Berikut adalah cara yang bisa dilakukan:

Persiapkan Peralatan

Agar proses pencegahan yang dilakukan berjalan lancar, sebaiknya anda mempersiapkan seluruh peralatan yang dibutuhkan. Beberapa peralatan ini nantinya akan dapat membantu Anda dalam melakukan pencegahan perusakan karena akar pohon. Berikut adalah peralatannya:

  • Sekop atau cangkul
  • Kapak
  • Gunting rumput
  • Plastik PVC untuk menahan akar pohon.
  • Herbisida sistemik dengan 2 persen triclopyr dan 18% glifosat

Pencegahan

Setelah mempersiapkan seluruh peralatan, Anda bisa melakukan langkah-langkah berikut ini:

  • Gali lubang sedalam 1,2 meter hingga 1,3 meter di antara pohon dan rumah. akan lebih baik jika lubang digali 1 meter dari fondasi rumah.
  • Apabila akar sudah lebih dekat 1 meter dari fondasi, maka anda perlu untuk mencungkil akar pohon tersebut. Gunakan kapak untuk melakukannya. Apabila terdapat tunas, Anda perlu mencabutnya ke permukaan tanah
  • letakkan plastik PVC di dalam parit. Usahakan untuk menyimpannya dalam posisi vertikal sebagai Barrier atau pembatas akar dan fondasi. Pastikan bahwa pembatas ini disimpan dalam kedalaman yang sesuai ya itu 1,2 hingga 1,3 meter agar nantinya akar tidak menyusup ke bawahnya.
  • Tutuplah parit tersebut dan simpanlah batu atau benda lain yang dapat menjadi tanda di mana parit berada. Pastikan Anda menemukan tunas baru, sebelum tumbuh, cabutlah tunas tersebut.
  • Apabila tunas terus tumbuh, Anda bisa menyemprotkan herbisida agar tunas berhenti tumbuh.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *