2 Cara Komunikasi dan Tips Menjual Rumah Buat Para Marketing Pemula

Posted by mct on

Sebagai pemasar pemula, anda harus banyak mempelajari gaya-gaya pemasaran dari tokoh-tokoh dunia yang sudah malang melintang dalam dunia pemasaran. Alfin Toffler adalah salah satu dari sekian banyak tokoh marketing di dunia yang karyanya sudah banyak diakui dan diapresiasi oleh para master pemasaran. Di Indonesia hadir Hermawan Kartajaya yang bisa kita serap karya-karyanya lewat buku yang ia hasilkan berdasarkan pengalaman yang sudah ia lakukan.

Sebagai pemasar perumahan, ada banyak sekali ilmu pemasaran yang hadir lewat tips menjual rumah dalam bentuk buku-buku yang sudah tersebar di toko-toko buku di Indonesia.

Memberikan nilai tambah pada penjualan adalah hal yang sangat penting buat bagian marketing. Hal ini berarti anda menciptakan pengalaman yang jauh lebih baik daripada pengalaman yang mereka dapatkan dari developer pesaing anda.

Berikut ini adalah cara buat pemasar pemula untuk mempelajari informasi penting mengenai costumer atau calon pembeli rumah dijual di depok yang anda jual. Perhatikan level percakapan berikut ini. Masing-masing harus diperlakukan dengan sama pentingnya selama presentasi, jika memungkinkan. Level percakapan ini penting dikuasai oleh pemasar pemula. Inilah level komunikasi yang menarik:

  1. Percakapan hiburan. Yaitu membangun rasa saling pengertian dan membentuk dasar yang sama. Percakapan ini bisa tentang apa saja, cuaca, komentar tentang hobi yang menarik, hal-hal yang biasa anda kemukakan ketika pertama kali bertemu dengan seseorang dan ingin menjalin suatu relasi. Percakapan hiburan merupakan cara yang baik untuk menilai suasana hati calon costumer yang akan membeli rumah atau berminat dengan rumah yang anda pasarkan.
  2. Pemahaman personal. Staf penjualan dengan terampil bertanya tentang anak, hewan kesayangan, hobi, rencana masa depan, pekerjaan, segala sesuatu yang bisa mengungkapkan lebih banyak lagi tentang siapa costumer dan apa yang menjadi minatnya. Informasi ini sangat penting dan bermanfaat bagi transaksi yang terjadi saat itu atau membangun relasi di masa depan. Jika anda menunjukan ketertarikan yang tulus, otomatis akan terhubung dengan klien anda di level yang tepat, dan jawaban yang anda dapatkan akan memberi anda pemahaman penting. Pertanyaan ini bisa dilontarkan kapan saja selama proses penjualan, baik itu di awal, di tengah-tengah, ataupun di akhir proses sehingga tujuan penjualan bisa terwujud.

Itulah dua prinsip komunikasi untuk mendekati dan mempelajari calon costumer yang prosfektif untuk meningkatkan angka penjualan rumah anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *